Rabu, 19 Februari 2014

JANGANLAH PANDANG JURUSAN KAMI SEBELAH MATA

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.
Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.
Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.
Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu, ” katanya, “hadiah dari kami.”
Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.
Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan, pada bagian-bagian terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri.Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh berbeda.
Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan rumah yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaik-baiknya seolah-olah hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi. Hidup
kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan masuk dalam barisan kemenangan. 
sumber:https://www.facebook.com/Crystaliyu/posts/346604315447699
SOOOO KITA TETAP HARUS BANGGA!!!!!!

anak anak konska

inilah kenikmatan anak anak konstruksi kayu pada sela-sela pelajaran kita bisa memafaatkan semua yg ada di sekolah salah satunya inilah dari kami anak anak KK SMK N 3 YOGYAKARTA monggo di open :D KLIK DISINI

KONSTRUKSI KAYU

Apa itu Rumah Kayu
Back to Natural, apakah mungkin ini bisa terwujud untuk rumah kayu ? Artinya kita akan kembali ke masa lalu, masa nenek moyang kita yang pada saat itu hanya kekayaan dari sumber daya alam yan g dimilikinya. Jelas jawabannya kenapa tidak bisa ? Karena warisan nenek moyang kita adalah karya seni yang tak ternilai harganya dan kita sebagai anak cucu wajib melestarikannya.
Dengan kemajuan teknologi, kita mampu melestarikan sumber daya alam yaitu melestarikan hutan dengan menghasilkan percepatan usia tanam. Contohnya adalah hasil pengembangan teknologi tanaman pohon jati yang lebih dikenal dengan jati emas, dimana usia tanam bisa lebih diperpendek dari 50 tahun menjadi 15-20 tahun.
Untuk jenis tanaman lain seperti kayu besi, kamper, borneo dan jenis pohon lainnya pasti juga dapat dikembangkan seperti jati emas tersebut. Sebaliknya penegmbangan teknologi di bidang hasil kayu sudah lama kita kenal yaitu product furniture dengan sistem "knock down". Ada beberapa merek dagang yang memproduksi furniture knock down tersebut sampai saat ini masih exist.
Kalau product tersebut juga ada di rumah kayu, mengapa tidak ? Ini yang sekarang sedang menjadi trend ke depan. Anda bisa bayangkan, bagaimana rumah kayu knock down bisa dibuat ? Teorinya sama dengan pola rancangan furniture knock down.
Jadi anda bisa memberikan hadiah kepada yang anda cintai dengan kado ini, apakah itu dalam bentuk Gazebo, Rumah Panggung, Rumah Model Tradisional atau Rumah Villa melalui paket peti kemas dari nun jauh disana dapat anda wujudkan.